By harnessing these strengths we are able to place at  our client a mutual partnership successfully achieve one primary  directive.

 
Tentang Kami

Dengan mengandalkan usaha untuk selalu melakukan inovasi, PT Sri Rejeki Isman (Sritex) mengembangkan dirinya dari industri tradisional menjadi sebuah industri tekstil-garmen terintegrasi yang mengaplikasikan teknologi dan mesin produksi tercanggih. Sritex memulai usaha dari sebuah usaha dagang bernama “Sri Redjeki” yang didirikan pada tahun 1966 (di pasar Klewer, Solo-Jawa Tengah, Indonesia).

Di tahun 1968, usaha dagang kecil ini berkembang pesat dan memproduksi kain kelantang dan celup di pabrik pertamanya di Solo pada tahun 1968. Sritex mengembangkan kapasitas produksinya di tahun 1982 dengan menambah fasilitas pemintalan dan penenunan.

Pada saat ini, pabrik tekstil-garment Sritex beroperasi dengan 4 unit Spinning, 5 unit Weaving, 3 unit Dying/printing/finishing, dan 6 unit Garmen. Sritex beroperasi di atas lahan seluas lebih dari 100 hektar dan mempekerjakan sekitar 13.500 karyawan.

Kapasitas produksi Sritex tidak hanya terbatas pada produk seragam militer. Sritex memproduksi perlengkapan militer untuk negara-negara di seluruh penjuru dunia.

Prestasi kami tidak hanya meliputi aspek bisnis semata. Sritex telah empat kali memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prestasinya di beberapa kategori berikut:

  • Penyelenggaraan Upacara Bendera dengan jumlah partisipan terbanyak (1995) dan sebagai perusahaan yang paling rutin mengadakan upacara bendera setiap bulan di tanggal 17 (2007).
  • Mendesain lebih dari 300.000 motif kain (2007).
  • Memproduksi seragam militer untuk 16 negara (2007).